Tarif Seluler Turun 10-15 Persen

Departemen Komunikasi dan Informatika (Depkominfo) memastikan tarif ritel seluler akan turun sekitar 10-15 persen dalam waktu dekat pada 2008. Depkominfo butuh dua kali pertemuan lagi dengan operator seluler untuk memfinalkan keputusan tersebut.“Senin (14 Januari) depan, kita undang semua operator untuk mengkonfirmasi tarif
ini,” ujarnya seusai first breakfast meeting 2008 dengan sejumlah operator telekomunikasi di Jakarta, kemarin.

Penurunan tarif itu, ditargetkan bisa terlaksana pada akhir Januari 2008. Namun, besaran penurunan tarif itu tidak ditetapkan untuk tiap operator.

Lebih jauh Nuh mengatakan, penurunan tarif ritel tidak bisa serta-merta diimplementasikan, meski diskusi dengan seluruh operator telah dilakukan. Ia menuturkan, implementasi tarif baru itu harus menunggu kesiapan operator.

Meski begitu, persiapan ini tak memerlukan waktu lama karena sistem mereka
sudah berbasis komputer. “Mereka perlu menata ulang sistem komputernya dengan tarif yang baru ini,” terangnya.

Dia menambahkan, penetapan tarif baru ini bukan sebagai bentuk campur tangan pemerintah atas kebijakan operator. Namun, pihaknya hanya menjalankan fungsi sebagai regulator yang dalam hal ini melindungi konsumen dari tarif yang terlalu tinggi.

“Juga menjaga kompetisi antaroperator agar tidak mengarah pada price predatory atau menetapkan tarif di bawah biaya produksinya,” tuturnya.

Di sisi lain, Nuh memastikan penurunan tarif ritel akan mendongkrak keuntungan operator. “Saya pastikan kalau tarif turun, untung akan naik. Coba buktikan saja dengan menurunkan tarif,” tegasnya.

Direktur Utama PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) Kiskenda enggan berkomentar banyak soal penurunan tarif tersebut. Sambil berlalu, dia hanya mengatakan, Telkomsel akan memenuhi semua keputusan pemerintah. “Kita akan comply (memenuhi),” terangnya.

Sementara Direktur Corporate Services PTÂ Indosat Tbk (Indosat) Wahyu Wijayadi mengatakan, ke depan tren tarif seluler akan semakin menurun. “Saat ini, industri telekomunikasi sedang tumbuh, tapi saat nanti berada di fase mature (dewasa) secara natural tarif akan turun,” ujarnya.

Kondisi ini, sambung dia, didukung oleh perangkat-perangkat teknologi yang
semakin efisien sehingga operator memungkinkan memangkas biaya produksi. Namun, saat dimintai pendapatnya soal penurunan tarif itu, Wahyu tidak mau berkomentar.

Demikian juga Direktur Utama PT Excelcomindo Pratama Tbk, Hasnul Suhaimi. “Saya tidak mau komentar sekarang,” jelasnya. (tom/wir)

Sumber : Fajar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: