Hapus Duka..!!!???

Bambang Pamungkas Striker Persija

Persipura v Persija

JAKARTA – Persipura Jayapura adalah momok bagi Persija Jakarta. Setidaknya, gambaran itulah yang terjadi di dua musim kompetisi sebelumnya. Betapa tidak, dalam dua musim tersebut, ambisi Persija selalu dipatahkan oleh tim asal Papua tersebut.

Kegetiran pertama dirasakan oleh Macan Kemayoran -julukan Persija- pada musim 2005. Waktu itu, Persija dipaksa menyerahkan trofi juara Liga Djarum Indonesia XI kepada Persipura setelah kalah 2-3 di babak puncak. Kekalahan itu terasa makin pedih bagi Persija karena final tersebut diadakan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Tenju saja, di Senayan, layaknya kandang sendiri, Macan Kemayoran didukung puluhan ribu suporter setianya, Jakmania.

Semusim berikutnya, Persija disingkirkan Persipura dalam perebutan tiket final Copa Indonesia II. Mutiara Hitam -julukan Persipura- melenggang ke final setelah unggul agregat gol 3-1 atas Persija di semifinal. Saat bertarung di Jakarta, kedua tim berbagi skor 1-1. Giliran berduel di Jayapura, Macan Kemayoran menyerah 0-2.

Sore ini, keduanya kembali bertemu. Mereka bakal berjibaku di semifinal Copa Indonesia III yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (tayangan langsung Lativi mulai pukul 15.30 WIB). Akahkah Persipura kembali menghentikan langkah Persija? Ataukah sebaliknya, Sergei Dubrovin dan anak asuhnya yang kali ini justru menjungkalkan Mutiara Hitam?

“Mereka (Persija, Red) pasti punya semangat lebih. Tapi, saya yakin, kami akan kembali menang dari mereka,” seru Eduard Ivakdalam, kapten Persipura. “Kami memang selalu kalah dalam dua musim sebelumnya. Tapi, ini adalah pertemuan baru. Materi pemain Persija juga banyak berbeda dari sebelumnya. Jadi, kami optimistis akan membalikkan keadaan,” sumbar kapten Persija Bambang Pamungkas.

Jika dikalkulasi, materi pemain Persija musim ini memang berbeda 50 persen daripada musim lalu. Bahkan, wajah-wajah baru tersebut merupakan pilar-pilar penting di skuad runner-up Copa edisi pertama tersebut. Sebut saja, duet Bambang dengan Aliyudin di lini depan. Atau, kiper asal Moldova Evgeny Khmaruk.

Karena itu, sesumbar Bambang tersebut bukan tidak mungkin akan terwujud. Sebab, dengan dominasi pemain baru, luka di dua musim sebelumnya sudah bisa dihapus. Apalagi, kekuatan Persija musim ini sudah sangat teruji. Untuk bisa menjejakkan diri di semifinal, mereka telah menyingkirkan tim-tim tangguh seperti PSIS Semarang, PSM Makassar, dan Deltras Sidoarjo.

Jalan yang tentu saja jauh berbeda dengan yang dilalui Persipura. Sebab, untuk bisa sampai di semifinal, Eduard Ivakdalam dkk hampir tak mengalami ujian berat. Lawan-lawan mereka di babak sebelumnya hanyalah tim-tim kecil macam Persidafon Dafonsoro, Persemaltra Tual, atau Persido Donggala.

“Di semifinal besok (hari ini, Red), kami juga akan didukung ribuan suporter. Tentunya, kami akan manfaatkan atmosfer itu untuk mengalahkan Persipura,” tutur Isman Jasulmei, asisten pelatih Persija.

“Persija memang lebih hebat dan kuat daripada kami. Kami tentu hanya akan belajar dengan mereka. Namun, kami juga berharap bisa mengulang kejayaan untuk kali ketiga,” timpal Raja Isa, pelatih Persipura.

Di semifinal, Persija sudah bisa kembali memainkan Ismed Sofyan yang sempat absen saat lawan Deltras di delapan besar. Itu jelas menjadi suntikan yang sangat berarti, meski mereka tidak bisa diperkuat salah satu amunisi muda M. Ilham. Persipura sendiri juga tidak mengalami kendala berarti. Hanya Heru Nerli yang dipastikan absen. Namun, hal tersebut bisa tertutup dengan bisa ditampilkannya striker andalan mereka Boaz Salossa. (fim/iro)

Sumber : Jawapos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: