Potensi Tinggi Gelombang Hingga 6 Meter Belum Berlalu

14, Januari 2008

Potensi prakiraan tinggi gelombang laut hingga 6 meter (M) masih belum berlalu dari kawasan perairan Indonesia hingga hari ini (14/1).

Dari data Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) diketahui prakiraan tinggi gelombang laut antara 2 hingga 2,5 M diantaranya terdapat di perairan Barat Bengkulu dan Barat Lampung, Samudera Hindia Barat Sumatera, laut Natuna bagian Utara, laut Jawa bagian Barat, laut Timor, perairan Sulawesi Tenggara, perairan Sangihe Talaud,  laut Banda, laut Maluku, laut Buru, perairan Halmahera, perairan Maluku Selatan dan Tenggara. Tinggi gelombang tersebut dinilai berbahaya bagi perahu nelayan dan tongkang.

BMG mengeluarkan peringatan dini tentang tinggi gelombang laut dari 3 hingga 6 M di perairan Selatan Cilacap, laut Jawa bagian Timur, perairan Kalimantan Selatan, perairan Banjarmasin, perairan Masalembu, Selat Lombok, perairan Selatan Bali dan  Barat Sumba, perairan Selatan Ujung Pandang, Selat Makasar bagian Selatan, laut Aru, laut Arafura, perairan Merauke dan perairan Selatan Papua. Peringatan dini dari BMG ini dinyatakan berbahaya bagi semua jenis kapal.

Sementara berdasarkan data Jawatan Hidro-Oseanografi TNI Angkatan Laut diketahui prakiraan puncak pasang air laut di Teluk Jakarta hari Senin ini terjadi pada pukul 11.00 siang nanti. Puncak pasang mencapai 30 sentimeter dari ketinggian air rata-rata normal di Teluk Jakarta. Pasang air laut di Teluk Jakarta hari ini diprakirakan  terjadi mulai 08.00 dan akan sempat surut pada pukul 14.00, sebelum kembali lagi ke titik pasang pada pukul 22.00. (JIM.KCM)


Lagi, Wanita Misterius Ngambek Soal Pemberitaan Soeharto

14, Januari 2008

KCM - Lagi, seorang wanita misterius, Minggu malam (13/1) mencak-mencak terhadap pemberitaan pers soal Soeharto. Kali ini wanita berusia kira-kira 35 tahun itu mengaku sebagai keturunan Prabu Siliwangi.

Dengan baju lengan pendek dan rok panjang ala gipsy, dan kerudung serba hitam, wanita itu berjalan melalui kerumunan wartawan di Instalasi Gawat Darurat (IGD) Gedung F hingga pintu masuk Gedung B RSPP. Wanita yang mengaku bernama Hj. Nadia itu berulang kali memohonkan kesehatan untuk Soeharto. “Dengan ridho Allah, Soeharto akan sembuh,” katanya sambil terus berjalan.

Wartawan yang nongkrong di sekitar RSPP pun cuma bengong melihat ulahnya. Mereka akhirnya meneriaki wanita itu dengan,“Huuuu….”

Bukan sekali ini ada wanita yang memprotes pemberitaan wartawan soal Soeharto. Sabtu (12/1) kemarin, seorang wanita juga marah-marah terhadap pers. Wanita itu tak mau mengenalkan jati dirinya. Petugas rumah sakit pun segera menggiringnya menjauh dari kuli tinta.

Wartawan: LHW