Potensi prakiraan tinggi gelombang laut hingga 6 meter (M) masih belum berlalu dari kawasan perairan Indonesia hingga hari ini (14/1).
Dari data Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) diketahui prakiraan tinggi gelombang laut antara 2 hingga 2,5 M diantaranya terdapat di perairan Barat Bengkulu dan Barat Lampung, Samudera Hindia Barat Sumatera, laut Natuna bagian Utara, laut Jawa bagian Barat, laut Timor, perairan Sulawesi Tenggara, perairan Sangihe Talaud, laut Banda, laut Maluku, laut Buru, perairan Halmahera, perairan Maluku Selatan dan Tenggara. Tinggi gelombang tersebut dinilai berbahaya bagi perahu nelayan dan tongkang.
BMG mengeluarkan peringatan dini tentang tinggi gelombang laut dari 3 hingga 6 M di perairan Selatan Cilacap, laut Jawa bagian Timur, perairan Kalimantan Selatan, perairan Banjarmasin, perairan Masalembu, Selat Lombok, perairan Selatan Bali dan Barat Sumba, perairan Selatan Ujung Pandang, Selat Makasar bagian Selatan, laut Aru, laut Arafura, perairan Merauke dan perairan Selatan Papua. Peringatan dini dari BMG ini dinyatakan berbahaya bagi semua jenis kapal.
Sementara berdasarkan data Jawatan Hidro-Oseanografi TNI Angkatan Laut diketahui prakiraan puncak pasang air laut di Teluk Jakarta hari Senin ini terjadi pada pukul 11.00 siang nanti. Puncak pasang mencapai 30 sentimeter dari ketinggian air rata-rata normal di Teluk Jakarta. Pasang air laut di Teluk Jakarta hari ini diprakirakan terjadi mulai 08.00 dan akan sempat surut pada pukul 14.00, sebelum kembali lagi ke titik pasang pada pukul 22.00. (JIM.KCM)
Ditulis oleh koralstp35
Ditulis oleh koralstp35