Januari 2008

9, Januari 2008

Ramalan Bitang  

CAPRICORN (22 Desember-19 Januari)
KALAU tawaran tugas baru sebaiknya selektif dan hatihati dalam membuat keputusan. Keuangan secara umum lumayan bagus, ada pemasukan berarti. Kesehatan bisa ada gangguan di bagian pinggang. Asmara tak baik saling bersikap keras kepala, mesti segera ada kata sepakat. Hari baik Selasa. Angka bahagia 3-9.

AQUARIUS (20 Januari-18 Februari)
JIKA sudah direncanakan, jangan lagi ditunda. Keuangan agaknya kurang baik, banyak pengeluaran yang tidak diduga sebelumnya. Kesehatan kurang begitu baik, hindari keluar malam. Asmara jangan mudah panas hati, kalau ada masalah, selesaikan secara baik-baik berdua. Hari baik Rabu. Angka bahagia 4-5.

PISCES (19 Februari-20 Maret)
SEBAIKNYA Anda sabar jika yang diharapkan belum terwujud. Namun ada tanda-tanda yang membawa harapan. Keuangan boleh dibilang cukup lancar. Kesehatan tak ada masalah, hanya agak mudah lelah. Asmara bakal ada kemelut yang bikin pusing kepala, siaplah menghadapinya. Hari baik Rabu. Angka bahagia 1-5.

ARIES (21Maret-19 April)
HINDARI melakukan kegiatan besar minggu ini. Akan ada peristiwa sebagai akibat dari kejadian di masa lalu. Keuangan tak ada masalah. Kesehatan perlu jaga stamina sebab perubahan cuaca membawa pengaruh buruk. Asmara jangan mengacaukan keadaan yang sudah baik. Hari baik Sabtu. Angka bahagia 5-2.

TAURUS (20 April-20 Mei)
AKAN ada teman lama datang berkunjung namun kalau Anda tidak waspada, Anda bisa rugi. Sebaiknya hati-hati dalam membuat keputusan. Keuangan masih belum menentu. Kesehatan secara umum tak ada gangguan yang serius. Asmara jangan bertindak di luar kontrol. Hari baik Selasa. Angka bahagia 8-4.

GEMINI (21 Mei-21 Juni)
JANGAN menutup diri dengan orang lain dan usahakan untuk membina hubungan baik dengan orang lain. Keuangan agak seret, Anda perlu ekstra hati-hati. Kesehatan jangan remehkan seandainya muncul tandatanda akan sakit. Asmara yang penting jangan pasif. Hari baik Jum’at. Angka bahagia 4-3.

CANCER (22 Juni-22 Juli)
MINGGU ini sebenarnya bisa menguntungkan bagi usaha Anda. Namun jangan sampai melukai perasaan orang lain. Soal keuangan akan ada tanda bagus, namun bisa ada pengeluaran besar di pertengahan minggu.. Kesehatan agak menurun. Asmara ada tantangan, tapi bisa diatasi. Hari baik Senin. Angka bahagia 3-8.

LEO (23 Juli-22 Agustus)
KARIER Anda makin membaik, hanya saja jangan bersikap angkuh. Dengan ketekunan, hasilnya akan lebih baik. Keuangan jangan membeli yang tidak perlu. Kesehatan cukup baik, usahakan banyak istirahat. Asmara sebaiknya segera pikirkan masa depan Anda berdua lebih serius. Hari baik Minggu. Angka bahagia 1-9.

VIRGO (23 Agustus-22 September)
JANGAN terlalu memaksakan diri. Ada batas yang mesti Anda ingat. Apalagi kondisi kesehatan kurang bagus minggu ini. Penyakit lama bisa kambuh. Soal keuangan ada rejeki yang tak terduga. Yang penting jangan terburu nafsu. Asmara perlu penyesuaian diri. Hari baik Kamis. Angka bahagia 4-8.

LIBRA (23 September-23 Oktober)
AKAN ada tawaran bagus dalam minggu ini. Namun Anda mesti melihat situasi dan kondisi. Kalau Anda raguragu, jangan dilakukan. Keuangan perlu diperhatikan serius sebab bisa ada pengeluaran tak terduga. Kesehatan baik-baik saja. Asmara banyak godaan. Hari baik Senin. Angka bahagia 2-7.

SCORPIO (24 Oktober-21November)
BISA ada persoalan rumit yang muncul di awal minggu. Hal ini bisa membuat Anda harus mengeluarkan banyak biasa. Oleh karena itu, minggu ini jangan boros. Kesehatan perlu dijaga sebab kondisinya agak menurun. Asmara perlu perhatian Anda lebih serius. Hari baik Minggu. Angka bahagia 1-5.

SAGITARIUS (22 November- 21 Desember)
MINGGU ini perlu menghindari perselisihan dengan orang lain. Posisi Anda sedang lemah. Keuangan sebetulnya baik, namun jika tetap boros, hasilnya akan sama saja. Kesehatan bisa ada gangguan pernafasan. Asmara bisa menyenangkan, ibarat pucuk dicinta ulam tiba. Hari baik Jum’at. Angka bahagia 4-6.

Oleh: Nur Agustinus
Sumber Jawapos


Manokwari Digoyang Gempa

9, Januari 2008

20 Rumah Ludes Terbakar, 50-an Bangunan Rusak MANOKWARI-Gempa dahsyat berkekuatan 6,2 Skala Righter (SR) mengguncang wilayah Kabupaten Manokwari,Senin 7/1) siang pukul 12.12 WIT. Akibat gempa dahsyat tersebut, warga di ibukota Provinsi Papua Barat ini kalang kabut, panik luar biasa dan berhamburan di jalan-jalan mengamankan diri.
Meski tidak ada korban jiwa, namun akibat gempa tersebut menimbulkan kerugian harta benda yang tidak sedikit. Sebanyak 53 kepala keluarga dilaporkan kehilangan tempat tinggal. Sekitar 20 unit rumah di kompleks warga nelayan Borobudur Kelurahan Padarni, luluh lantah, bukan karena ambruk tapi karena hangus terbakar.
Selama ini wilayah Manokwari memang dikenal daerah rawan gempa. Dan,getaran gempa yang terjadi kemarin cukup keras. Data yang didapat dari BMG (Badan Meteorologi dan Geofisika) Manokwari, gempa yang terjadi pada pukul 12.12
WIT tercatat berkekuatan 6,2 SR, berpusat pada 0,68 LS dan
134,18 BT, tak jauh, 21 Km arah Timur Laut Kota Manokwari
dengan kedalaman 31 Km.
Siang hingga sore kemarin, suasana panik masih melimuti warga Manokwari. Sebagian ruas Jalan Jenderal Sudirman dipenuhi warga yang mengungsi. Belum ada laporan korban meninggal, hanya terdapat warga yang luka-luka dan shock.
Namun yang pasti akibat gempa ini menimbulkan kerugian miliaran rupiah. Selain menghanguskan 20 unit rumah dan 5 dapur, sejumlah bangunan bertingkat mengalami kerusakan berat maupun ringan. Tercatat lebih dari 50 bangunan mengalami rusak. Paling parah,dialami Kantor Pelni yang terletak di Jalan Siliwangi,salah satu temboknya jebol akibat guncangan.
Demikian juga beberapa bangunan perbankan mengalami kerusakan serius, seperti Kantor Bank Mandiri di Jalan Yos Sudarso, Bank Papua terdapat retakan cukup besar yang tampak terlihat jelas dari kejauhan. Bangunan Swiss-belHotel yang baru dioperasikan,juga retak serta Kantor Perwakilan BPK di Jalan Yos Sudarso
Sanggeng.
Gempa yang terjadi saat sebagian warga menjalankan aktivitasnya ini paling parah diderita warga nelayan di kompleks Borobudur Kelurahan Padarni, Distrik Manokwari Barat. Data yang diperoleh dari PMI Manokwari, sebanyak 53
KK dengan 238 jiwa kehilangan rumah akibat dilalap api. Dan mereka terpaksa diinapkan di tenda-tenda yang dibangun PMI, TNI dan Satkorlak.
Api yang menyebabkan kebakaran yang menghanguskan 20 rumah, harta benda warga ini diduga kuat bersumber kompor di salah satu rumah. Sebagai akibat dari guncangan gempa sangat keras, membuat kompor yang sedang menyala terbalik
dan api merambat ke dinding rumah yang terbuat dari kayu.
Sehingga hanya dalam hitungan detik,bersamaan dengan gempa,muncul api dan gumpalan asap.
Rumah-rumah berbahan dari kayu yang saling berdempetan serta ditambah tiupan angin cukup kencang membuat nyala api dengan cepat merembes. Belum lagi,besin yang ada di motor tempel membuat api makin mengamuk. Gumpalan asap
tebal,membumbung.
Amukan api yang bergerak cepat sulit dikendalikan. Warga tidak saja kehilangan rumah,tapi harta benda serta barang-barang berharga tak bisa diselamatkan,hangus
dilahap si jago merah. ”Tidak ada yang tersisa. Semua barang saya ikut terbakar. Surat-surat,ijazah hangus semua,” ujar La Baduru dengan nada sedih kepada Koran ini (Grup Cenderawasih Pos).
Kobaran api baru bisa dikendalikan setelah 1 jam kemudian. Petugas pemadam kebakaran dibantu warga berupaya keras memadamkan api. Beruntung pula,arah angin berubah,sehingga api tak merembes lebih jauh. ”Saat kebakaran,hampir 75 %
laki-laki di kompleks ini sedang ikut pemakaman,” ujar Abdul Gani,salah tokoh masyarakat di kalangan masyarakat Sulawesi Tenggara.
Sementara itu,warga lainnya terutama yang berada di pinggiran pantai berlarian mencari tempat ketinggian sambil membawa barang berharga. Warga Borobudur banyak
mengungsi ke jalan-jalan sedangkan warga Anggrem memilih lapangan Borarsi. Mereka kuatir akan adanya gelombang tsunami. Beberapa kali,isu tsunami membuat panik warga dengan berlarian ke tinggian.

Tidak Berpotensi Tsunami//
Sementara itu Kepala Bidang Data dan Informasi BMG Wilayah V Jayapura, Ahmad Mudjahidin,
mengakui terjadinya gempa tektonik di Manokwari. Dikatakan, dari hasil analisa pendahuluan gempa bumi tektonik (7/1) kemarin berkekuatan 6,2 SR pada pukul 12.12. WIT di kedalaman 31 km yang berpusat di 0,680 LS-134,180 BT. Pusat gempa di Laut sekitar 21 km Timur Laut Manokwari Papua Barat.
Diakui, gempa bumi tektonik dengan kekuatan 6,2 SR ini tidak berpotensi Tsunami. Ini karena masih di bawah 6,2 SR, meski demikian dirasakan cukup keras pada V MMI (semua orang rasakan gempa) di Manokwari. Sementara untuk wilayah lainnya tidak begitu keras, tetapi dapat dirasakan juga di II MMI di Ransiki (wilayah selatan) dan II-III MMI di Sorong.
“Saya menghimbau kepada warga masyarakat yang berada di pinggir pantai untuk waspada apabila ada kemungkinan gempa susulan yang dapat mengakibatkan gelombang tsunami agar dapat mengungsi ke arah yang lebih tinggi,”ungkapnya kepada wartawan di ruang kerjanya, Senin (7/1).
Gempa bumi tektonik terjadi kurang lebih 3-5 detik tersebut diduga terjadi akibat lempeng patahan Yapen bergeser ke arah lempeng patahan Sorong yang didorong energi pemberatnya lempengan Carolina Fould, mengakibatkan tumpukan patahan-patahan lokal bergeser.
Dikatakan, untuk indikasi gempa susulan memang masih mungkin terjadi, tetapi bisa dikategorikan gempa berskala kecil dengan ketinggian ombak di pantai tidak menimbulkan tsunami.
Diungkapkan, pada garis pertemuan antara patahan yapen dan garis pertemuan Sorong yang bergerak melalui lempeng pasifik yang bergerak dari arah timur ke arah barat, sehingga gempa sangat keras di wilayah Manokwari dan untuk wilayah selatan Manokwari dan wilayah Sorong hanya berkekuatan antara 2-3 SR. (lm/cr-148)

Sumber : Cenderawasih pos
Update Wawan